Tuesday, January 20, 2015

Umroh 13 desember 2014 - 22 desember 2014 (part 2)

sesaat setelah umroh




Menurut keyakinan umat Islam, Ka'bah atau nama lainnya Bakkah pertama sekali dibangun oleh Nabi Adam. Dan kemudian dilanjutkan pada masa Nabi Ibrahim bersama dengan anaknya, Nabi Ismail yang meninggikan dasar - dasar Ka'bah, dan sekaligus membangun masjid di sekitar Ka'bah tersebut. Ka'bah kurang lebih terletak di tengah masjidil Haram: tingginya mencapai lima belas hasta; bentuknya kubus batu besar.
Selanjutnya perluasan Masjidil Haram dimulai pada tahun 638 sewaktu khalifah Umar bin Khattab, dengan membeli rumah-rumah di sekeliling Ka'bah dan diruntuhkan untuk tujuan perluasan, dan kemudian dilanjutkan lagi pada masa khalifah Usman bin Affan sekitar tahun 647 M.
Menurut hadits shahih, satu kali salat di Masjidil Haram sama dengan 100.000 kali salat di masjid-masjid lain, kecuali Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsha. Satu kali salat di Masjid Nabawi sama dengan 1.000 kali salat di masjid-masjid lain, kecuali Masjidil Haram dan Masjidil Aqsha. Adapun satu kali salat di Masjidil Aqsha sama dengan 250 kali salat di masjid-masjid lain, kecuali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
Lanjutan dari sini cerita awal gue dan suami umroh, selanjutnya selama 4 hari, kami beribadah dan city tour di kota Mekkah.
cemilan favorit sambil duduk-duduk di halaman Masjidil Haram

scarf ig :@hbfscarf

di depan Hilton Tower

hotel tempat kami menginap selama di Mekkah
Kami menginap di hotel Zwar Al-bit, jarak ke masjidil haram tidak terlalu jauh kurang lebih 500-700m, tapi jalan setapak ada sedikit tanjakan. Menurut gue hotel ini udah lebih dari cukup dari harga biaya umroh yang gue bayar. Selain itu disediakan makan pagi, makan siang, dan makan malam dari first travel. Selain itu, snack selalu diberikan oleh pihak travel setiap city tour. Untuk muttawif, sangat membantu dalam berbagai informasi dan memuaskan dalam membimbing jamaah umroh.
arah jalan dari hotel kami menuju masjidil haram

zam-zam tower

pembangunan di Masjidil Haram


suasana Masjidil haram di pagi hari
Jabal tsur
Bukit di bagian selatan ini mempunyai tiga puncak yang saling berdekatan dan menyambung. Bukit itu termasuk salah satu yang tertinggi di Kota Makkah. Di puncaknya, ada sebuah gua yang sangat bersejarah, yakni Gua Tsur.

Para jamaah haji maupun umrah pada umumnya selalu mengunjungi lokasi ini ketika sedang berada di Tanah Suci. Di gua yang berada di Jabal Tsur itulah Rasulullah SAW diselamatkan dari orang Quraisy yang mengejarnya. Gua ini tidak terlalu besar, hanya cukup dimasuki orang tanpa berdiri tegak. Selama tiga hari tiga malam Rasulullah bersembunyi di sana. Keajaiban pun terjadi. Pertolongan Allah SWT kepada Rasulullah muncul ketika sangat dibutuhkan. Saat kaum Quraisy tiba di depan gua, secara ajaib terdapat sarang laba-laba yang menutup mulut gua, juga sarang burung merpati. Dalam waktu yang sangat singkat, makhluk-makhluk Allah ini berusaha melindungi Rasulullah dengan membuat sarang besar yang biasanya harus dibuat dalam waktu yang lama.

Jabal rahmah, tempat pertemuan nabi adam dan siti hawa pertama kali setelah diturunkan ke dunia
Add caption

Jabal Nur
Gunung ini menjadi titik awal Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi nabi terakhir. Jabal Nur berada di kawasan Hejaz atau atau sekitar 7 km dari Masjidil Haram. Dalam sejarah, saat itu Nabi Muhammad sedang berada di dalam Gua Hira, salah satu gua di Jabal Nur. Ini adalah gua kecil dengan panjang 3,5 meter dan lebar 1,5 meter, serta letaknya berada 4 meter dari atas bagian puncak gunungnya. Di gua ini juga lah pertama kali wahyu diturunkan.

sumber : berbagai info


No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...