Monday, March 9, 2015

Pulau Sabang (day 2 Aceh Vacation)

Sabang island for one day...
Sumur Tiga Beach

Selain berbatasan langsung dengan negara 3 negara yaitu Malaysia, Thailand dan India, Sabang juga merupakan sebuah daerah yang sangat unik bagi Indonesia. Hal itu karena di sinilah Anda dapat menemukan tugu Nol Kilometer yang merupakan cikal bakal istilah, "Dari Sabang sampai Merauke".

Sabang terdiri dari lima pulau besar dan kecil, yakni Pulau Weh sebagai pulau terbesar, Pulau Rubiah, Pulau Klah, Pulau Seulako, dan Pulau Rondo. Jumlah penduduknya sekitar 26.000 jiwa. Luas wilayah kota ini 153  km²  yang terbagi ke dalam 2 Kecamatan, 18 Kemukiman, dan 72 Desa. Topografinya meliputi dataran rendah, tanah bergelombang, berbukit dan bergunung, serta batu-batuan di sepanjang pantai.
Perbatasan Sabang di sebelah timur adalah Selat Malaka, sebelah barat dengan Samudera Indonesia, sebelah utara dengan Selat Malaka, dan sebelah selatan dengan Samudera Indonesia.

Seperti yang sudah saya jelaskan di postingan sebelumnya, (di sini) Dari Banda Aceh, Anda dapat menggunakan feri di pagi hari di pelabuhan Ulee Lheue dan tiba di Pantai Gapang. Perjalanan hanya akan memakan waktu beberapa jam, atau 45 menit jika Anda memutuskan untuk naik speedboat

Kami berkesempatan ke pulau sabang pada hari minggu, 1 maret 2015. Kami hanya memiliki waktu sehari saja untuk mengelilingi pulau sabang. Setelah tiba di pelabuhan bebas sabang, kami langsung menuju pantai sumurtiga. Berada di desa Ie Meulee, kira-kira 20 menit kami sampai di pantai ini. Ini adalah salah satu pantai terbaik dari sekian banyak pantai di pulau sabang, air laut yang masih sangat biru jernih disertai pasir pantai yang putih, serta pemandangan yang masih sangat alami. SubhanAllah! 
Mau cari resort yang langsung akses dengan pantai ini? cukup banyak. Banyak yang merekomendasikan kami untuk bermalam di freddies santai sumurtiga resort, insyaa Allah suatu hari nanti bisa kembali ke pulau sabang dan kami berencana menginap di resort ini :) aammiinn.



Setelah sejenak menikmati pantai sumur tiga, kami melanjutkan perjalanan menuju titik nol kilometer Indonesia. Perjalanan yang kami tempuh cukup lama, kira-kira 45 menit dengan melewati jalan yang naik turun dan pastinya suguhan pemandangan pantai dan hutan yang masih sangat alami. Kami beberapa kali menemukan kumpulan kera ekor panjang, sapi, dan biawak.
Kilometer Nol (juga ditulis km 0) atau sebutan dalam bahasa lainnya, merupakan sebuah lokasi (umumnya di ibukota negara), dimana jarak secara tradisional diukur. Pada titik kilometer nol ini, terdapat sebuah tugu, namun sayang ketika kami disana, tugu tersebut masih dalam tahap peremajaan alias di bangun ulang agar tampak lebih bagus.

Tugu Nol Kilometer RI atau biasa disebut Monumen Kilometer Nol merupakan sebuah penanda geografis yang unik di Indonesia. Hal ini berkaitan perannya sebagai simbol perekat Nusantara dari Sabang di Aceh sampai Merauke di Papua. Tugu ini bukan saja menjadi penanda ujung terjauh bagian barat di Indonesia tetapi juga menjadi objek wisata sejarah bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Lokasi tugu ini terletak di areal Hutan Wisata Sabang tepatnya di Desa Iboih Ujong Ba’u, Kecamatan Sukakarya, sekitar 5 km dari Pantai Iboih. Letaknya di sebelah barat kota Sabang sekitar 29 kilometer atau memakan waktu sekitar 40 menit berkendara.

Setelah berfoto-foto, jangan lupa menikmati air kelapa di seberang tugu dan membuat sertifikat bahwa anda telah menuju kilometer nol Indonesia ^^

sertifikat kilometer nol indonesia

pemandangan laut dari titik kilometer nol indonesia
 Tugu Nol Kilometer di Sabang memiliki kembarannya yaitu di Merauke, tepatnya di Distrik Sota, Kabupaten Merauke, sekira 75 kilometer dari pusat Kota Merauke dan 3 kilometer dari Tugu perbatasan dengan Negara Papua New Guinea
 *semoga insyaa Allah suatu hari nanti bisa menuju merauke untuk melihat tugu kembarannya :)

Karena waktu kami yang terbatas agar kembali hari itu juga ke Aceh, selanjutnya kami menuju pantai iboih. Pantai Iboih nama aslinya adalah Teupin Layeu.
pantai iboih

Iboih adalah sebuah desa yang terdapat di kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Aceh, Indonesia.
Bersama dengan Gapang, Iboih merupakan daerah favorit untuk berekreasi dan melepaskan penat. Perairan di sekeliling pulau Sabang merupakan perairan laut lepas yang diapit oleh Selat Malaka dan Samudra Hindia. Di sekitar pantai Iboih juga terdapat resort-resort dan restoran untuk para wisatawan yang bermalam.
Sepanjang pesisir Teupin Layeu atau Iboih, terdapat beberapa tempat menginap bagi Anda, seperti: Yulia, Iboih Inn Resort Resto, Oong, Mama Mia, Fatima, 7 Bungalows, RTD, Arina, Ayub, Erick’s, dan beberapa tempat baru lainnya yang menawarkan kesederhanaan hidup harmonis dengan alam.
Kebanyakan akomodasi di Iboih berawal dari rumah biasa yang dijadikan tempat menginap bagi wisatawan, sehingga cara dan kebiasaan hidup pun disesuaikan dengan apa yang dilakukan warga setempat. Kamar mandi dan berbagai keperluan kebersihan dilakukan di tempat terpisah di luar kamar tidur dan tidak termasuk di bagian dalam rumah.

pulau di sebrang adalah pulau rubiah, berada di sebelah barat laut dari pulau sabang.
peta pulau sabang


5 comments:

  1. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

    Oh ya, di sana anda bisa dengan bebas mendowload music, foto-foto, video dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    ReplyDelete
  2. Hi!
    Great post!
    Take part in the giveaway on my blog !!
    http://defishencia.blogspot.ru/2015/03/international-giveaway-with-echopaul.html

    ReplyDelete
  3. Bagus mana pantai sumurtiga, gapang atau iboih? Semula mau nginap di Iboih tp iboih inn nya penuh. Jdnya pindah ke sumurtiga :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi. imho aku lebih suka pantai sumurtiga. lebih private aja kesannya. tapi kalo iboih, banyak penyewaan untuk diving,dll. have fun ya.. pasti seneng deh :)

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...